Penyerahan Piagam Penghargaan SAKIP dan PMPRB Kepada OPD, Wagub: Penghargaan Apapun Yang Diterima Patut Disyukuri

img

Penyerahan piagam  penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan  Penilaian  Mandiri  Pelaksanaan Reformasi  Birokrasi (PMPRB)  pada perangkat daerah dilingkup Pemerintah Provinsi Kaltim.

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi meminta kepada  seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk selalu bersyukur atas semua nikmat yang Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, termasuk  penghargaan  predikat yang telah diterima atas capain kinerja yang telah dilakukan.     

“Penghargaan apapun  yang kita  terima patut kita syukuri, dan keberhasilan   itu bukan kerja sendiri, tetapi  itu adalah kerja bersama dari atasan sampai bawahan sampai pegawai paling rendah  dimasing-masing dinas dan instansi.  Oleh karena itu rajin-rajinlah berterima kasih kepada mereka,  karena sesungguhnya keberhasilan atau predikat yang   diberikan baik SAKIP maupun PMPRB  adalah untuk organisasi yang suadara pimpin,” tegas Hadi Mulyadi usai menyerahkan piagam  penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan  Penilaian  Mandiri  Pelaksanaan Reformasi  Birokrasi (PMPRB)  pada perangkat daerah dilingkup Pemerintah Provinsi Kaltim, di Pendopo Odah  Etam komplek Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (12/1/2023).

Menurut  Hadi Mulyadi,  kalau bapak dan ibu sendiri yang  bekerja, tentu  diyakini tidak akan  mendapatkan penghargaan atau predikat,   begitu juga sebaliknya,  bapak  dan Ibu memimpin mereka bekerja juga akan tidak mendapatkan pendidikan yang diberikan,

“Oleh karena itu berterima kasihlah  kepada seluruh rekan-rekan kita, yang telah memberikan kinerja keluarga  yang luar biasa kepada kita,” tandasnya.

 Hadi Mulyadi menambahkan,  penilaian  kinerja untuk penghargaan  ini dilakukan oleh manusia tidak akan pernah sempurna.  Oleh karena itu jangan pernah merasa hebat dengan capain predikat yang diterima, dan  jangan pernah merasa pintar  dengan predikat yang diterima,  sebaliknya kalau ada yang pringkatnya  masih  rendah, juga merasa  rendah diri.

“Karena ini hanya penilaian yang bersifat sementara.  Oleh karena itu, yang paling penting  saya sampaikan,  kalau kita mendapatkan penghargaan patut disyukuri,  dan yang masih rendah predikatnya jangan putus asa, tetapi jadikan itu sebagai motivasi untuk terus bekerja mamperbaiki kekurangan yang ada, sehingga penilaian kedepan bisa lebaih baik lagi, dan naik pringkatnya,” pesan Hadi Mulyadi

 Hadi Mulyadi juga  berharap semua OPD kedepan dapat mewujudkan efisiensi dan efektifitas dalam penggunaan anggaran, dimana melalui Pemerintahan yang berbasis kinerja, anggaran yang ada akan mengikuti program dan program yang dipilih benar benar berorientasi pada pencapaian hasil (outcome) yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Tingkatkan kualitas dokumen kinerja yang dengan mengintegrasikan upaya pencapaian kinerja yang optimal, karena dengan itu hasil implementasi SAKIP ini akan mendorong Efisiensi dan Efektifitas dalam penggunaan anggaran sehingga terwujudnya birokrasi  yang berbasis hasil, guna pencapaian kinerja pemerintah yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat,”pesan Hadi Mulyadi.

OPD penerima piagam penghargaan SAKIP, peringkat pertama Inspektorat Daerah, dan urutan ke 6 untuk PMPRB. peringkat kedua Badan Kepegawaian Daerah dan urutan ke 3 PMPRB. Peringkat ketiga Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dan urutan ke4 PMPRB. Peringkat ke empat RSJD Atma Husadah Mahakam dan urutan ke-1 PMPRB. Dan peringkat kelima diraih RSUD AWS Samarinda, dan urutan ke 2 PMPRB.(mar)